Parenthood

Updated: May 6, 2020




Serial drama ini menceritakan banyak hal seputar keluarga Braverman, tentang remaja perempuan yang sulit diatur, tentang pria dewasa yang tak punya tanggung jawab, juga tentang orang tua tunggal. Satu cerita yang menarik adalah tentang rasa sedih dan frustrasi sepasang suami istri yang mempunyai anak lelaki dengan sindrom asperger, Max. Ibunya yang dulu berkarier di perusahaan, memilih berhenti bekerja dan mengurus rumah tangga, sementara ayahnya menghidupi keluarga dengan bekerja kantoran.


Ayah dan ibu Max, yaitu Adam dan Kristina, cukup sering dipanggil ke sekolah, karena Max kerap bermasalah dengan teman-temannya. Max yang cerdas sebenarnya bisa mengikuti pelajaran seperti anak lain, namun ia punya masalah dengan pergaulan. Karena itu, terkadang Max mogok sekolah.


Pada satu titik Adam berhenti bekerja, membuka usaha, dan kemudian tak punya pilihan lain selain menutup usaha studio musik yang ia kelola bersama adiknya. Merasa tak berguna karena tak bisa mencari nafkah untuk keluarganya, tiba-tiba tebersit di pikiran Adam untuk membuka sekolah khusus bagi anak-anak berkebutuhan khusus, termasuk untuk anaknya sendiri. Tujuan utamanya semula adalah menyediakan tempat belajar yang nyaman dan aman untuk Max, sekaligus tempat untuk menjalin interaksi dengan teman sebaya.


Meski gagasan cemerlang ini disambut baik oleh istrinya, mewujudkan sekolah itu bukan perkara mudah. Mulai dari mencari dana yang tidak sedikit, hingga perizinan yang rumit. Ironisnya, ketika sekolah itu bisa didirikan dengan Adam sebagai kepala sekolah, Max tidak mau sekolah di situ. Sudah dibujuk berkali-kali, tapi Max tetap tidak mau.


Tak mundur oleh penolakan Max, Adam dan Kristina tetap menjalankan sekolah dengan murid yang tidak terlalu banyak. Max, yang tadinya hanya duduk diam di kelas, melihat sendiri bahwa teman-temannya senang sekali bersekolah di sana. Hingga kemudian, ia mendadak memberi tahu orang tuanya bahwa ia mau bersekolah di sekolah milik orang tuanya, dan mulai jatuh hati pada teman sekelas.


Lewat serial televisi ini Anda bisa melihat bahwa kasih sayang anggota keluarga inti dan keluarga besar memainkan peran penting dalam perkembangan anak berkebutuhan khusus. Yang sayang pada Max dan memberi dukungan penuh tidak hanya orang tua dan kakak perempuannya, melainkan juga kakek-neneknya, om-tantenya, juga para sepupunya. Bahkan, perjalanan Max hingga menemukan minat pada fotografi pun berkat keterlibatan tantenya.


Dibintangi oleh aktor-aktor Hollywood ternama, termasuk Dax Shepard, film ini menuai respons yang positif dari banyak kritikus film. Serial keluarga yang sangat menarik dan penuh pelajaran berharga untuk mengisi waktu senggang.



Foto: imdb.com

Recent Posts

See All