Ini Pentingnya Seni Bagi Anak SA



Nancy Bailey, yang meraih gelar Ph.D. dari Florida State University dan juga guru untuk anak spesial, menyebutkan bahwa seni seharusnya menjadi prioritas utama bagi anak SA. Karena, anak SA yang memiliki kesulitan dalam mata pelajaran akademis bisa jadi tampil sangat baik dalam menggambar, melukis, akting, menari, ataupun menyanyi.


Inilah mengapa seni menjadi sebuah kesempatan bagi anak SA, jika dilihat dari berbagai sudut pandang. Apa saja kesempatan itu? Ini 4 di antaranya:


Penemuan bakat

Karena tidak semua individu SA bisa bekerja di perusahaan, maka biasanya orang tua akan mencoba menggali bakat anak agar nantinya bakat itu bisa dimanfaatkan untuk mencari uang sendiri. Salah satu yang bisa digali adalah bakat seni. Sudah terbukti, banyak anak SA yang berprestasi lewat seni, seperti melukis, menyanyi, menciptakan lagu, dan memainkan alat musik. Karena itu, tak ada salahnya anak menjajal beberapa jenis kegiatan seni. Siapa tahu ada jenis seni tertentu yang benar-benar menjadi talentanya. 


Komunikasi lebih ekspresif

Sebagian besar anak SA mengalami kesulitan untuk berkomunikasi dengan kata-kata. Seni menggambar bisa dimanfaatkan sebagai salah satu cara mengungkapkan keinginan dan emosinya. Anak bisa diajari untuk menggambar apa yang diinginkan dan dirasakan. Misalnya, kalau menggambar mobil, artinya ia ingin jalan-jalan. 


Yang lebih dalam lagi, anak juga bisa menuangkan perasaannya dalam bentuk gambar. Anda mungkin tak langsung bisa membacanya. Lama-kelamaan, saat Anda lebih cermat mengamati perilaku dan hasil karyanya, Anda akan lebih mampu meraba emosinya.


Percaya diri meningkat

Ketika karya Anda diapresiasi, tentu Anda akan merasa senang dan percaya diri. Hal itu pulalah yang dialami oleh anak SA yang telah menghasilkan karya. Setiap kali ia berhasil menggambar sesuatu, beri dia apresiasi agar rasa percaya dirinya bertambah sehingga ia bersemangat untuk terus menghasilkan karya.


Jika anak Anda senang bermain musik, rekam ketika ia bermain dan tontonlah bersama anggota keluarga lain. Kalau anak senang menggambar atau mewarnai, beri pigura dan pajang di dinding. Cara apa pun yang Anda pilih untuk mengapresiasi pasti bisa mendongkrak rasa pede anak. Nantinya, anak juga akan percaya diri untuk menjual hasil karyanya.


Keterampilan motorik bertambah

Menari sebetulnya juga meningkatkan keterampilan motorik kasar. Tak cuma bagi anak perempuan, menari juga bisa dilakoni oleh anak laki-laki. Hanya, banyak anak SA yang mungkin kesulitan saat menari karena tarian menuntut koordinasi beberapa bagian tubuh, termasuk mata, kaki, jemari, badan, dan kepala. Tapi, ada juga, lho, anak SA yang mampu menari balet dengan sangat luwes dan tampil di publik.


Sementara itu, menggambar, mewarnai, melukis, dan memainkan sejumlah alat musik, seperti cello dan biola, membantu meningkatkan keterampilan motorik halus. Sedangkan alat musik drum dan piano akan meningkatkan kemampuan motorik kasar.



Foto: Pexels

Recent Posts

See All