Individu SA Menyukai Keteraturan

Updated: May 6, 2020



Q:

Anak saya susah sekali menerima kalau ada yang berubah dalam kegiatan hariannya. Misalnya, ketika jadwal pelajaran matematika ditukar dengan jadwal pelajaran olahraga, dia bisa uring-uringan. Di kelas akan marah-marah sampai menangis sesenggukan. Kasihan teman-temannya terganggu, meskipun mereka sudah sangat maklum. Tapi, kenapa, ya, anak saya bersikap begitu?


A:

Bagi anak SA, keteraturan merupakan hal yang maha penting. Sehingga, mereka sangat menyukai rutinitas yang dinilai sangat membosankan bagi teman-teman sebayanya. Keteraturan – apa pun bentuknya – mampu membuat mereka merasa nyaman dan ia seolah memiliki kontrol terhadap hal-hal di luar dirinya. Itulah yang membuat mereka terkesan rigid atau kaku.


Anda mungkin juga pernah melihat anak Anda menyusun barang di rumah dengan sangat rapi. Benda-benda itu diletakkan dengan garis sejajar atau diurutkan berdasarkan besarnya. Contoh lain, ia meletakkan botol air mineral dengan label merek menghadap ke depan. Atau, ia hanya mau ke sekolah lewat jalan yang sama. Ini salah satu bagian dari keteraturan yang ia senangi.


Berita baiknya, anak SA mudah sekali mengikuti jadwal harian yang Anda buatkan untuknya. Tanpa harus membujuk atau menegur, dengan senang hati ia akan menuruti jadwal tersebut. Setiap hari ia melakukan ritualnya dengan tertib tanpa ada yang terlewat: bangun pagi, mandi, sarapan, sekolah, terapi, les, dan seterusnya. Semua dilakukan di jam yang sama.

Selain itu, mereka juga senang dengan aturan yang diterapkan dengan ketat. Sebaliknya, ia bisa frustrasi berat kalau ada perubahan jadwal atau perubahan aturan tanpa pemberitahuan sebelumnya.


Misalnya, kalau minggu depan ada hari libur, Anda perlu memberi tahu dia jauh-jauh hari. Kalau tidak, ia bisa marah sekali. Sebab, hari libur itu – yang sudah pasti disenangi anak lain – dinilainya sebagai gangguan yang merusak keteraturan. Atau, jika Anda yang biasanya mengantar sekolah dan esok hari sopir Andalah yang akan mengantar karena Anda harus meeting pagi hari, beri tahu anak Anda saat ia menjelang tidur. Jangan sampai ia mogok sekolah hanya karena pengantarnya berbeda. Anak SA bisa, kok, diberi pengertian.



Foto: Freepik

Recent Posts

See All