OUR STORY

 

Menoleh sejenak ke belakang, mendirikan sekolah khusus bagi anak SA merupakan sebentuk cita lama milik Adriana S. Ginanjar, yang putra sulungnya tergolong dalam SA. Bersama Aty Zafar, yang juga orang tua dari anak SA, mereka kerap berdiskusi tentang sulitnya menemukan sekolah yang tepat bagi anak mereka. Banyak anak SA yang tidak bisa belajar di sekolah umum karena hambatan komunikasi dan masalah tingkah laku. Meski gagasan itu telah dibicarakan selama hampir satu tahun, Adriana dan Aty merasa tidak percaya diri. Sayangnya, belum sempat cita-cita itu terwujud, pada 1999 Aty dipanggil oleh Yang Maha Kuasa secara mendadak. Peristiwa ini semakin menguatkan tekad Adriana untuk segera membuka pendidikan khusus bagi anak SA.


Pada 22 Oktober 1999, bertepatan dengan ulang tahun Azka (putra Adriana) Yayasan Mandiga resmi didirikan. Beberapa bulan berselang, tepatnya pada 2 Februari 2000, Sekolah Mandiga mulai beroperasi dengan menempati sebuah rumah mungil di Jl. Erlangga 2/12, Jakarta Selatan. Adriana bermitra dengan Dyah Puspita (orang tua dari anak SA) dan Yuniar Mukhlis, yang juga berprofesi sebagai psikolog dari Universitas Indonesia. 


Saat pertama dibuka, Mandiga memiliki 4 guru dan 2 siswa. Ketika jumlah siswa bertambah, bangunan yang semula cukup memadai kemudian dirasa terlalu sempit. Karena itu, pada Juli 2003 Mandiga pindah ke Jl. Mulawarman No. 3, Jakarta Selatan. Tempat ini lebih luas dan memiliki lebih banyak kelas. Lokasinya pun dekat dengan taman dan fasilitas umum lain, sehingga memudahkan siswa untuk menerapkan keterampilan yang dipelajari di kelas.

Mandiga semakin berkembang dengan siswa-siswa yang juga semakin besar. Fasilitas sekolah tidak memungkinkan lagi bagi kami untuk melaksanakan program pendidikan secara optimal. Maka, sejak Juli 2013 Mandiga menempati gedung sekolah yang lebih besar dengan halaman luas untuk memfasilitasi kegiatan olahraga, berkebun, dan aktivitas luar ruang lain. Gedung yang berlokasi di Jl. Puri Mutiara 14, Jakarta Selatan, ini juga dilengkapi ruang serba guna untuk mengakomodasi acara pertemuan orang tua, seminar dan pelatihan, serta kegiatan siswa. 

Kenali Pimpinan & Koordinator