AAN, Tanda ASEAN Peduli Autisme

Mengasuh anak spesial, termasuk anak dengan spektrum autisme, memerlukan kerja sama dan dukungan penuh dari banyak pihak. Tak hanya dalam lingkaran keluarga, negara pun perlu saling bergandengan tangan untuk saling memberi support. Dalam lingkup ASEAN terdapat ASEAN Autism Network (AAN) yang dibentuk pada 2010.
Beranggotakan 10 negara (Indonesia, Kamboja, Brunei Darussalam, Laos, Vietnam, Thailand, Singapura, Myanmar, Malaysia, Filipina), AAN memiliki satu misi, yaitu mendukung, membantu, memfasilitasi, dan mengembangkan support group antar keluarga. Setiap negara diwakili oleh komunitas, yayasan, atau organisasi nirlaba. Bukan sebuah kebetulan, jika setiap perwakilannya memiliki anggota keluarga dengan autisme. Latar belakang inilah yang kemudian mengeratkan ikatan kekeluargaan di antara para anggota AAN.
Sepanjang perjalanannya selama 12 tahun, selain gelaran kongres setiap dua tahun, AAN telah mengadakan berbagai kegiatan penting. Antara lain, sejumlah workshop dan pelatihan, serta sederet kegiatan menarik, seperti ASEAN Autism Friendship Games (Manila, 2016), Disability Inclusive Sports for Tomorrow (Bangkok, 2017), dan ASEAN Autism Games (Jakarta, 2018). Di samping itu, AAN telah mencetak poster berjudul Understanding Autism dalam rangka memperingati Hari Peduli Autis Sedunia pada 2010 – 2012, juga menerbitkan Autism-Friendly Guidebook on Recreation, Leisure and Sport.

mandiga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts